Murawi/Deteksi-Jatim
SITUBONDO — (deteksijatim.id) Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio meresmikan layanan hemodialisa atau cuci darah di RSUD Besuki, Rabu (16/9/2026).
Peresmian layanan tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Situbondo Mas Rio, didampingi Direktur RSUD Besuki Imam Hariono.
Hadirnya layanan hemodialisa menjadi kabar baik bagi masyarakat wilayah barat Situbondo. Pasien yang membutuhkan cuci darah kini memiliki akses pelayanan yang lebih dekat sehingga dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
Direktur RSUD Besuki Imam Hariono mengatakan, pembukaan layanan hemodialisa merupakan upaya rumah sakit untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
“Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan pelayanan cuci darah,” kata Imam.
Menurutnya, hemodialisa tidak hanya digunakan bagi pasien gagal ginjal kronis. Dalam kondisi tertentu, layanan tersebut juga dapat digunakan untuk pasien keracunan sesuai indikasi medis.
Namun, pasien yang sebelumnya sudah menjalani cuci darah di rumah sakit lain harus menunggu masa rujukannya berakhir sebelum pindah ke RSUD Besuki.
“Pasien yang sudah terikat rujukan dari fasilitas kesehatan sebelumnya harus menunggu tiga bulan. Setelah itu baru bisa pindah,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Situbondo Mas Rio mengatakan, hadirnya layanan hemodialisa di RSUD Besuki merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Dengan dibukanya layanan ini, Pemkab Situbondo berharap masyarakat wilayah barat mendapatkan pelayanan cuci darah yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau.












