Murawi/Deteksi-Jatim
SITUBONDO — (deteksijatim.id) Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan (Revit) Tahun 2026 di SMP Negeri 1 Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, berdasarkan hasil pantauan media di lapangan, berjalan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Kerja yang telah ditetapkan.
Kegiatan revitalisasi tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp1.108.485.000.
Revitalisasi meliputi sejumlah fasilitas pendidikan, di antaranya ruang kelas, laboratorium IPA, perpustakaan, serta toilet.
Pelaksanaan pekerjaan juga disebut mengikuti Rencana Anggaran Teknis (RAT) serta menerapkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Para pekerja terlihat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap sesuai kebutuhan pekerjaan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan sistem Swakelola Murni, sehingga proses pekerjaan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam program revitalisasi satuan pendidikan.
Program Revitalisasi SMPN 1 Jatibanteng menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek terus diarahkan agar sesuai dengan perencanaan, baik dari sisi pekerjaan maupun penggunaan anggaran.
Atas terlaksananya program revitalisasi tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah memberikan dukungan melalui program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
“Terima kasih kepada pemerintah atas perhatian dan dukungannya terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di SMPN 1 Jatibanteng.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah melakukan kontrol serta memberikan saran dan masukan,” ungkap pihak sekolah.
Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan sarana dan prasarana SMPN 1 Jatibanteng semakin memadai sehingga dapat menunjang proses belajar mengajar serta memberikan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.












